“Cilaka” Dua Tiga

The East – Jakarta, 05 Maret 2010.

Ketika sedang seru bekerja, terdengar dengan agak kurang jelas alias samar-samar dari  speaker gedung yang intinya bahwa ”Penghuni gedung untuk segera keluar dari gedung dikarenakan ada kebakaran”, tidak jelas sekali lagi.. intinya ada kebakaran..!!! kontan saja saya dan teman-teman bergegas untuk bersiap-siap menyelamatkan diri, ”Laptop..laptop…!!”, seru salah satu temanku. Yah.. ”Laptop” salah satu instrument penting kami bekerja yang harus diselamatkan (terlebih dahulu hahahah…).

Segera secepat kilat aku dan rekan-rekan yang lain bergegas turun dengan dipandu satpam yang sudah ’ready’ didepan pintu darurat (kecurigaan ke 1). OMG..!!!! baru ingat bahwasannya saya berada di lantai 23… disaat kaki kananku sedang ada sedikit masalah harus turun dari lantai 23.

Dengan menahan rasa sakit akhirnya sampai juga di area aman/evakuasi, disana sudah siap bendera yang menunjukkan bahwa disitu area evakuasi, ada bendera P3K dan orang sudah berkumpul disekitarnya (kecurigaan ke 2). Sambil bertanya ke kiri dan kekanan bahwa kebakaran terjadi di lantai 41. Sambil mendongak ke atas gedung yg cukup tinggi, terlihat ada asap keluar sedikit.. lalu kok.. semakin banyak asap yang keluar membumbung. Takut bagian gedung ada yang runtuh, aku bergerak menjauh menuju tanah lapang yang kebetulan berada di samping gedung.

Bercampur rasa yang entah bagaimana sukar di deskripsikan saat itu, aku tetap terus memandang kearah dimana asap muncul. Hmmm… tapi aku sempati untuk mengambil gambar kejadian langka ini, creekk.. crekk.. suara kamera handphone terdengar merekam gambar gedung yang tengah terbakar.

Ngiung…ngiung..ngiung… mobil ambulance datang… kowekk..kowekk..kowekk.. suara klakson yang aku pikir suara klakson mobil ‘Blangbir’ ( :mobil pemadam kebakaran-Red.) tiba. Sekali lagi aku memandang ke atas gedung, ada air menyemprot, rupanya sedang ada usaha mematikan sumber api, loh..loh… kok… masih banyak orang ditengah gedung .. kok tidak turun… malah sepertinya sedang menonton ke bawah… (kecerugian ke 3) dan akhirnya sampai ada spanduk berjalan bertuliskan, ”Selamat Latihan Evakuasi Selesai”… wakkkkkk ”kecele” berat.. bahkan bukan cuma aku, tetapi rekan rekan yang lain juga.. rgghhhhh… amarah, kesal, capek, lelah bercampur, karena sampai muncul spanduk tadi aku tidak ”ngeh” kalau itu adalah latihan evakuasi kebakaran. Melihat jam sudah menunjukkan hampir jam makan siang, aku dan rekan tidak bergegas masuk gedung untuk bekerja, tapi langsung cabut makan siang….

  1. Kecurigaan ke 1 : lt 23 dimana tidak pernah ada satpam dan tiba-tiba saat itu sudah ada berdiri tegak, siap sedia.
  2. Kecurigaan ke 2 : Bendera evakuasi dan bendera P3K sudah dengan tenang berdiri tegak.
  3. Kecurigaan ke 3 : Ditengah gedung masih banyak orang dan terlihat seperti menonton kebawah.

Ahaaa… terlalu lurus dan polos sehingga sangat yakin bahwa itu benar-benar terjadi tanpa melihat fenomena-fenomena mencurigakan diatas.

Hadiah dari kejadian kemarin adalah kaki bagian betis dan paha menjadi tidak bersahabat akibat dipaksa olahraga turun dari gedung 23 lantai (kelihatan kalau gak rajin olah raga hahahah…).

Terimakasih.. kami akhirnya telah selamat…

Advertisements

Taksi Express memang ‘Ajibbbb’….

Kamis, 8 oktober 2009 saya berangkat kerja, turun di Komdak Atas naik Taksi Express ke lokasi kerja saya di Sudirman. Pilihan taksi saya adalah Express atau Putra, selain tarif bawah juga masih kelompok taksi yang aman, enak dan nyaman, kalau sudah tidak ada mereka hmmm apa boleh buat ‘Blue Bird’ dinaiki juga.

Dalam perjalanan yang nyaman tersebut tak sengaja kunci motor saya terjatuh dari saku jas berlogo perusahaan, memang saku jasku terbilang ceper, biasanya setelah dari penitipan motor langsung aku simpan di tas… tapi kenapa hari itu aku malas membuka tas.

Tersadar ada yang kurang saat hendak pulang kantor, iya… kunci motorku tak ada…. dicari di laci, lantai, lemari bahkan toilet kantor tak ada. Berfikir lebih mendalam ‘dimanaaa yaahhh kira-kira…??’ hmmm… kemungkinan ada di Taksi Express tadi ????…

Secepat kilat aku telepon taksi langgananku tapi oooh god.. yang aku telepon bukan dari Taksi Express… tetapi dia kasih sms no customer service taksi yang ku inginkan “ini pak nomornya 2659000..” tapi ooooh god.. kok gak tersambung.. salah nomor…

’Ya Allah.. jika memang masih milikku jagalah…’ antara ikhtiar dan doa aku pulang naik Shuttle Bus Jababeka. Diperjalanan posisiku disamping jendela, sekilas… blizzzzsss…. ”ada sedan putih lewat..” gumamku. Jauh melayang pikiran ku ”bukannya ada nomor telepon dibelakang mobil taksinya…?” berharap ada yang lewat malah tak ada yang lewat… rghhhhhhh antara harap dan kesal menunggu ada yang lewat atau taksi yang tadi terjebak macet…

Akhirya bus berjalan lambat.. ”wah macet nih…” berharap bisa mendahului ”yessss…. ada di depan.. cepat…cepat …mendekat…!!!” sambil mengingat-ingat aku buka mata lebar-lebar ”..26509000 ”ooooo kurang ’nol’ rupanya…”…

Tanpa basa basi aku tekan nomor tersebut di ’tuts’ handphone…”Taksi Express layanan pelanggan … Selamat malam…”, ”Alhamdulillah tersambung..” ujarku. Aku ceritakan kronologisnya, dengan ramah si penjawab teleponku menjanjikan akan diumumkan via radio, lalu secepatnya menghubungi aku.

Sehabis ”Subuh”…..”kweeekkk.. kweeekkk.. kweeeekkk..” suara bebek dari handphone berbunyi, dengan perlahan tangan meraih handphone tertulis ’Taksi Express Center’… ”wah dari Express….” langsung saja aku jawab panggilan tersebut dan mengkonfirmasikan bahwa : kunci motor, STNK dan karcis parkir sudah diamankan di Pool Taksi Ekspress Tegal gede. Alhamdulillah…. masih milikku.. paginya langsung meluncur dan tak berapa lama barang sudah ada di tangan kembali…

Terimakasih Ya Allah, terimakasih Pak Sopir Express, terimakasih Taksi Express…..

Taksi Express memang ‘Ajibbbb’….

Hanya Cinta Sesaat…

Kekhawatiran ku terjawab

Pertanyaanku terkuak

Aku hanya fenomena

Tak banyak lagi aku di jalan

Tak banyak lagi aku di kendaraan

Tak banyak lagi aku di tempat

Tak banyak lagi aku …..

Dikala orang merebut, aku menarik

Dikala dikukuhkan, aku dielukan

Terbuai dalam gempita sehari

Tak minta lebih

Hanya sekali dalam seminggu

Tak minta untung

Banggakan aku di hari dalam seminggu itu

Aku diukur dalam satu hari kemarin

Aku menjulang di hari itu saja

Batikku senyap

Batikku lenyap, termakan ego sesaat…

Doa Untuk Anak Dalam Kandungan

Bismillahirrahmanirrahim

“Yaa Allah jagalah anakku selama berada dalam kandungan istriku dan sehatkanlah (sembuhkanlah) dia. Engkau adalah Dzat yang bisa menyehatkan (menyembuhkan). Tiada obat kecuali obat-Mu yang tidak akan membawa penyakit. Yaa Allah bentuklah dia dalam kandungan istriku dalam bentuk yang sempurna. Tetapkanlah keimanan dalam hatinya untuk tetap beriman kepada-Mu dan Rosul-Mu. Yaa Allah keluarkanlah dia dari kandungan istriku pada waktu istriku malahirkannya dengan mudah dan selamat. Yaa Allah jadikanlah dia orang yang sehat, sempurna, berakal cerdas, berilmu dan dapat mengamalkan ilmunya. Yaa Allah berilah dia umur  panjang, badan yang sehat, budi pekerti yang luhur, lisan yang fasih serta suara yang baik, guna membaca Al Quran dan Hadits dengan mendapat berkahnya Nabi Muhammad SAW. Segala puji bagi Allah yang menguasai alam semesta.”

Aaaamiiinnn..

mY fB

Doell Abdoellah’s Profile
Doell Abdoellah's Facebook profile
Create Your Badge