999

Terlihat seperti deret angka biasa, tetapi untuk saya adalah hal yang istimewa. Memang belum seberapa dibanding dengan yang lainnya yang sudah mencapai angka puluhan ribu, ratusan ribu atau bahkan jutaan.

Angka 999 menunjukkan bahwa sampai dengan hari ini (24 Maret 2010 : 10.00 WIB) sudah 999 kali orang mengakses blog yang saya bangun “godagado.wordpress.com”.  Masih banyak kekurangan pastinya, harapan saya kedepan bahwa tulisan dan dinformasi yang disajikan lebih informatif, spontan, mudah dibaca, tidak membosankan dan yang pasti berguna bagi khalayak.

Anyway…, saya sedang mencari slogan untuk blog saya ini, sekira ada masukan manggaaaa… dipersilahkan…

Terimakasih atas kunjungan dan tanggapan rekan-rekan sekalian.

Advertisements

“Cilaka” Dua Tiga

The East – Jakarta, 05 Maret 2010.

Ketika sedang seru bekerja, terdengar dengan agak kurang jelas alias samar-samar dari  speaker gedung yang intinya bahwa ”Penghuni gedung untuk segera keluar dari gedung dikarenakan ada kebakaran”, tidak jelas sekali lagi.. intinya ada kebakaran..!!! kontan saja saya dan teman-teman bergegas untuk bersiap-siap menyelamatkan diri, ”Laptop..laptop…!!”, seru salah satu temanku. Yah.. ”Laptop” salah satu instrument penting kami bekerja yang harus diselamatkan (terlebih dahulu hahahah…).

Segera secepat kilat aku dan rekan-rekan yang lain bergegas turun dengan dipandu satpam yang sudah ’ready’ didepan pintu darurat (kecurigaan ke 1). OMG..!!!! baru ingat bahwasannya saya berada di lantai 23… disaat kaki kananku sedang ada sedikit masalah harus turun dari lantai 23.

Dengan menahan rasa sakit akhirnya sampai juga di area aman/evakuasi, disana sudah siap bendera yang menunjukkan bahwa disitu area evakuasi, ada bendera P3K dan orang sudah berkumpul disekitarnya (kecurigaan ke 2). Sambil bertanya ke kiri dan kekanan bahwa kebakaran terjadi di lantai 41. Sambil mendongak ke atas gedung yg cukup tinggi, terlihat ada asap keluar sedikit.. lalu kok.. semakin banyak asap yang keluar membumbung. Takut bagian gedung ada yang runtuh, aku bergerak menjauh menuju tanah lapang yang kebetulan berada di samping gedung.

Bercampur rasa yang entah bagaimana sukar di deskripsikan saat itu, aku tetap terus memandang kearah dimana asap muncul. Hmmm… tapi aku sempati untuk mengambil gambar kejadian langka ini, creekk.. crekk.. suara kamera handphone terdengar merekam gambar gedung yang tengah terbakar.

Ngiung…ngiung..ngiung… mobil ambulance datang… kowekk..kowekk..kowekk.. suara klakson yang aku pikir suara klakson mobil ‘Blangbir’ ( :mobil pemadam kebakaran-Red.) tiba. Sekali lagi aku memandang ke atas gedung, ada air menyemprot, rupanya sedang ada usaha mematikan sumber api, loh..loh… kok… masih banyak orang ditengah gedung .. kok tidak turun… malah sepertinya sedang menonton ke bawah… (kecerugian ke 3) dan akhirnya sampai ada spanduk berjalan bertuliskan, ”Selamat Latihan Evakuasi Selesai”… wakkkkkk ”kecele” berat.. bahkan bukan cuma aku, tetapi rekan rekan yang lain juga.. rgghhhhh… amarah, kesal, capek, lelah bercampur, karena sampai muncul spanduk tadi aku tidak ”ngeh” kalau itu adalah latihan evakuasi kebakaran. Melihat jam sudah menunjukkan hampir jam makan siang, aku dan rekan tidak bergegas masuk gedung untuk bekerja, tapi langsung cabut makan siang….

  1. Kecurigaan ke 1 : lt 23 dimana tidak pernah ada satpam dan tiba-tiba saat itu sudah ada berdiri tegak, siap sedia.
  2. Kecurigaan ke 2 : Bendera evakuasi dan bendera P3K sudah dengan tenang berdiri tegak.
  3. Kecurigaan ke 3 : Ditengah gedung masih banyak orang dan terlihat seperti menonton kebawah.

Ahaaa… terlalu lurus dan polos sehingga sangat yakin bahwa itu benar-benar terjadi tanpa melihat fenomena-fenomena mencurigakan diatas.

Hadiah dari kejadian kemarin adalah kaki bagian betis dan paha menjadi tidak bersahabat akibat dipaksa olahraga turun dari gedung 23 lantai (kelihatan kalau gak rajin olah raga hahahah…).

Terimakasih.. kami akhirnya telah selamat…

Sangat Indonesia….

Semalam tanggal 2 Maret 2010 adalah perjalanan pulang kerja yang paling menyenangkan sepanjang 3 minggu ini. Hal ini terkait dengan betapa menderitanya warga cikarang khususnya pengguna akses masuk Tol Cikarang/Lemah Abang yang terjerat kemacetan saat masuk ataupun keluar tol.

Di Jakarta sendiri sedang panas dan gerah karena tingkah polah wakil rakyat di DPR/MPR saat Rapar Paripurna DPR terkait Kasus Bank Century. Demonstrasi yang Pro maupun yang Kontra membuat jalan arah Slipi maupun Semanggi di tutup.

Nah.. aku monitor via detik.com untuk melihat kondisi dan situasi jalan, setelah diberitakan para demonstran sudah bubar barulah aku ikut ’cabut’ dari kantor, saat itu jam menunjukkan 19.30. Tanpa diduga tanpa di nyana… Tol Dalam Kota lengang.. tidak biasanya..!!!…. dan terus berlanjut sampai keluar Tol Cikarang… waaaahhhhh….. nyamannyaaaa…

Analisa saya kalau Tol Dalam Kota lengang waktu itu yah karena sebelumnya ada penutupan karena aksi demonstarsi di DPR/MPR, saat dibuka belum banyak kendaraan dan mungkin banyak yang menghindari jalan tsb.. naahhh kalau Tol Cikarang bisa bisanya lancar jaya aman terkendali..???.. masih jadi tanda tanya besar.. apakah sudah diperbaiki lubang yang katanya segede ’Gaban’ melintang di jalan atau apa yah ??… tapiii sudahlah… aku nikmati saja perjalanan pulang yang bak kilat menerjang…

Turun di jembatan pasir gombong naik ojeg menuju rumah lewat akses jababeka kalimalang, tepat di gerbang Jababeka Kalimalang sedang ada pengerjaan pemasangan portal.. ah tapi kok melengkung.. hmmm.. mungkin juga pikirku sejenis plang ”Selamat Datang”.. atau yang mirip-mirip seperti itu.. tapiii karena itupula aku tidak bisa lewat, pak satpam memberhentikan laju motor, terpaksa turun disitu untuk kemudian minta dijemput. Sesaat menunggu, ada pemandangan yang ”Sangat Indonesia” (maafkan…jikalau terlalu kasar..), sudah tahu tidak boleh lewat karena sedang ada pengerjaan pemasangan portal/plang dan sudah dijaga/ditutup pula oleh portal ”kerek”.. eeehhh masih ada aja pengendara motor yang nekat menerobos… caranya???… motor melewati portal ”kerek” yang tingginya tidak lebih tinggi dari tinggi motornya dengan memiringkan motor s/d kemiringan 20o hampir menyentuh tanah.. waakkssss… ”Sangat …………”